Surat Kecil Untuk Mama

Oleh: Kornelia Rita* Mama..Kini bulan Desember telah tibaDi mana Tuhan kita Yesus KristusSang juru selamat akan datang untuk kita Mama..Dia datang untuk menyelamatkan kitaAkan tetapi dihari...

Berbahagialah dengan Pilihan Mu

Oleh: Rifand Apur Jika suatu hari nanti, tanpa sengaja kita...

Ku Temukan Dia Dalam Hujan

Oleh: Eduardus R. Dolo Hari ini tiba-tiba saja hujan. Ini...

Rindu yang Tersesat

Oleh: Sandi Kantur Kau rengkuh aku dalam nestapalangkah pun kugontai...

Izinkankan Aku Memanggilmu Sayang Lagi

Dhony Jematu* Di bawah mentari pagi, kita berteduh dan berkaca...

Sayonara; Lara Membara di Tepi Bandara

Desar-desir dan hiruk-pikuk megelabui mata. Pertama kali ke tempat ini merupakan referensi yang menjadi multitafsir tentang bandara. Pelukan dan kecupan mesrah mewarnai suasana, air matapun turut menampar wajah mereka yang datang dan pergi. Menarik untuk didalami suasananya. Eh, tapi jagan larut apalagi jatuh cinta dengan cuplikan ini. Namanya saja bandara. Bagi sebagian orang, disanalah tempat rasa beradu.

Amelia

Aku Tak Pernah Bisa Move OnTapi.. Aku Harus Membiarkan...
spot_img