Oleh: Melania Angelina Bahagia “Aku terjaga dengan hati yang berdebar. Di jari manisku, sebuah cincin melingkar. Ini bukan sekadar perhiasan. Bukan hanya benda yang bisa dibeli, jika Ia hilang. Lebih dari benda mati, cincin ini adalah doa semoga kasih sayang pemiliknya tak akan pernah ada ujungnya. Aku pun sempat terkejut ketika sadar bahwa cincin ini pun adalah tanda. Tanda bahwa...
Oleh: Riko Raden Di sebuah kampung, hidup seorang Nenek bernama Rudis. Ia sudah berusia tujuh puluh tahun. Suaminya sudah lama pergi meninggalkannya. Kepergian suaminya membuat Ia hidup seorang diri. Mereka dikaruniai dua orang anak. Satu laki-laki dan satunya perempuan. Mereka sudah lama hidup di tanah rantau. Sampai saat ini, mereka belum pulang ke kampung. Mereka tidak tahu keadaan Ibu mereka....
Oleh: Gabriel Mahal Waktu di SMA kelas II, SMA Negeri Ruteng, saya pernah ikut lomba menulis puisi tingkat SMA se-propinsi NTT. Itu dalam rangka peringatan Hari Pahlawan. Jadi, thema puisinya terkait Hari Pahlawan itu. Puisi dikumpulkan di sekolah dan diseleksi tim guru. Yang lolos seleksi dikirim ke Kupang. Ternyata hasil seleksi di sekolah saya SMA Negeri Ruteng, puisi saya tidak lolos....
Oleh: Kanis Lina Bana Mengapa di taman itu. Masih berbalut tanya. Membersitkan makna yang sulit dibahasakan. Kemudian melebur, membeku hingga membentuk pualam baru dalam sukma. 18 tahun lalu. Persis di awal milenium baru. Hari masih pagi. Udara bersih. Sepoi-sepoi sedang hangatnya. Dia memandangku curiga. Entah apa yang sedang menusuk ulu hatinya. Ucapan sapa seadanya. Lalu pamit pergi. Awal jumpa di taman itu...
Oleh: AK Buatmu “mata sipit”. Izinkanlah aku menyapamu. Sapaan penuh akrab. Kamu suka kan? Aku pernah sampaikan padamu tentang sapaan itu. Kamu tidak keberatan. Aku menyapamu mata sipit, setiap kita berjumpa. Meski via WhatsApp. Aku tahu. Mungkin berlebihan. Karena ini semua hanya mimpi. Mimpi di atas mimpi karena belum tentu jadi kenyataan. Kadang galau menghimpit, seraya mendesakku untuk mengatakannya. Karena aku benar-benar...
Oleh: Chan Setu Subuh sekali. Ketika seekor jantan memanggil pagi dari sangkarnya. Berkokok, berkali-kali dengan harap pagi lekas datang, biar lambung dan kerongkongan mereka bisa segera menerima makanan dan minuman dari anak-anak bumi. Subuh sekali. Ketika hari terlalu dini ‘dibirahi’ oleh embun, seorang wanita berusia sekitar dua puluhan datang menghampiri halaman-halaman wallpaper handphone. "Fian, apa sih maksud dari story WhatsApp-mu itu,"...
Oleh: Rian Tap Mencintai dan menyukai lawan jenis merupakan hal yang paling lumrah bagi setiap individu. Kadang rasa cinta membuat kita berada pada badai lupa diri. Berusaha sedemikian mungkin untuk mendapatkan apa yang diinginkan oleh rasa. Bisa dikatakan rasa turut membabi-butakan asa. Tiga tahun yang lalu, aku mengenal Valentinus di saat hendak ke pasar. Kami sama-sama menggunakan angkutan umum. Di sini...
Oleh: Timotius Nomor Waktu menunjukkan pukul 00:56, relung malam terus berputar, hening, hanya ada binatang malam yang risaunya ku dengar. Mata ku engan tuk terpejam menikmati malam yang di atur Tuhan untuk para makluk ciptaanya yang unik ini berpangku melepas lelah setelah seharian beraktifitas. Namun mata ini untuk berkedip sekalipun enggak. Hanya ada kerisauan yang menyelinap dan terus mendekap dalam...
Oleh: Rifand Apur Jika suatu hari nanti, tanpa sengaja kita berjumpa disebuah tempat. Sapalah aku, sebagai seorang yang pernah menjagamu dalam doaku. Tentang aku, yang sempat percaya bahwa kau adalah belahan jiwa. Lupakan saja, aku tidak akan mengutuk apapun dari perpisahan. Aku sudah memaafkanmu, aku tidak ingin membenci. Tetapi, aku berhak berdamai dengan diriku sendiri. Belajar ikhlas untuk melepaskan sesuatu yang pernah...

Tentang Kamu

0
Semua keraguan, pasti ada alasan. Segala yang selama ini rahasia, butuh waktu untuk memahaminya. Itu semua tidak membuat aku menyerah. Meski hingga kini, aku tahu kamu belum menjadi milikku. Aku belajar banyak bagaimana memulainya. Dan belajar banyak pula bagaimana melepaskannya. Karena aku yakin selama pengembaraan di alam buana raya ini, harus ada yang dilepaskan untuk kelak dipertemukan kembali. Itu keyakinan...

Ikuti Kami

FansSuka
PengikutMengikuti
PelangganBerlangganan

Sastra Terpopuler

Marlina

0

Hak Wanita

0

Beranda

0

Hari Arwah

0