Tentang Kamu

0
Semua keraguan, pasti ada alasan. Segala yang selama ini rahasia, butuh waktu untuk memahaminya. Itu semua tidak membuat aku menyerah. Meski hingga kini, aku tahu kamu belum menjadi milikku. Aku belajar banyak bagaimana memulainya. Dan belajar banyak pula bagaimana melepaskannya. Karena aku yakin selama pengembaraan di alam buana raya ini, harus ada yang dilepaskan untuk kelak dipertemukan kembali. Itu keyakinan...
Oleh: Ovan Setu Tujuh puluh lima tahun yang lalu dan esok tujuh puluh lima tahun ke depan hingga seribu tahun ke depan serta di hari ini kau bergumam “Indonesia Maju.” Pagi-pagi sekali, aroma kopi keluar menabarak dinding-dinding halar rumah pangung yang berukuran sedang. Waktu itu, Rian teramat lelah lalu bangun dengan sempoyongan. Ia tidak marah hanya sedikit bergumam “ Akh ibu,...
Oleh: Melania Angelina Bahagia “Aku terjaga dengan hati yang berdebar. Di jari manisku, sebuah cincin melingkar. Ini bukan sekadar perhiasan. Bukan hanya benda yang bisa dibeli, jika Ia hilang. Lebih dari benda mati, cincin ini adalah doa semoga kasih sayang pemiliknya tak akan pernah ada ujungnya. Aku pun sempat terkejut ketika sadar bahwa cincin ini pun adalah tanda. Tanda bahwa...
Oleh: Stefan Bandar Mentari kini beranjak ke barat. Langit yang membiru mulai menguning. Cahaya mentari yang sedari tadi benderang kini mulai redup. Sebentar lagi matahari itu menyentuh bibir pantai dan langit akan kembali gelap. Angin malam perlahan berhembus menggoyangkan dedaunan yang masih bercokol pada ranting-ranting kayu. Beberapa helai berjatuhan tanpa bersorak. Akh, benar. Daun yang jatuh tidak pernah membenci angin. Aku...

Marlina

0
Oleh: Stefan Bandar Desember awal 2007, kisah piluh dari Kampung Ademos di Pulau Utopia. Kisah yang kurangkai menjadi sebuah cerita. Entahlah, apakah aku akan kembali bertemu dengannya esok hari atau mungkin tidak akan pernah lagi. Tapi di sini, kenangan itu akan abadi tergenang. Di bawah gubuk tua, kami duduk melingkar. Gubuk tua milik Pak Kasin, seingatku, yang tak dipakainya lagi. Gubuk...

Casello

0
Oleh: Hardi Sungkang Belum setahun mereka pergi tanpa tanda. Tanpa pamit dan senyuman. Dunia tampak gelap. Harapan kosong dan rindu semakin mencekam. Sukma ragaku ditelan pupus dan asa. Sedih. Dunia ini tua. Setua umur ibu dan bapakku. Hampir saja negeri ini pergi meninggalkan angin kebencian. Angin kedengkian. Lalu, ke manakah arah asa dan ragaku melayang dan bersandar? Kecewa. Aku kecewa...
Oleh: AK Segala ragu, pasti beralasan. Segala rahasia, butuh waktu memahaminya. Semua itu, tak membuatku menyerah. Meski kini, Ia belum kumiliki. Aku belajar banyak bagaimana memulai, juga bagaimana melepaskan. Aku percaya, di alam raya ini, terkadang memang harus ada yang dilepas untuk kelak dipertemukan kembali. Memang harus ada yang melepas untuk kemudian menemukan lagi. Itu keyakinan hati kecilku. Apa yang terpendam, rasanya...

Ikuti Kami

FansSuka
PengikutMengikuti
PelangganBerlangganan

Sastra Terpopuler

Tips Lupakan Mantan

0

Jejak Senja

0

Pluralisme Budaya

1