Oleh: Alfa Edison Missa Rindu di penghujung malam Dingin yang menusuk tulang-tulang malam Lelah semakin merana dalam kebisuan Puisi terus mengupas kulit-kulit gelap Berkas lamunan tertumpuk dalam mimpi. Percikan embun menghembuskan kerinduan Segudang cerita basah dalam ingatan Batin kembali dihantam rindu yang kaku Kenangan lelap tertidur dipelukan waktu Nyala lilin bersinar mengusap wajah gelap Kepalang tangan bersimpuh kerinduan Bersemayam diatas pangkuan sang malam Bicara tanpa suara merindu tanpa temu Hukum dunia malam menusuk bola...
Oleh: Ratnasari D. Jawa Ito Ame, Rindu Untukmu                                                Ame...                 Semalam rembulan mengusik sukma Berapi-api rindu ini tak padam Membakar seluruh raga. Mengusik ketenangan tanpa jawaban. Pergi membawa semua tawa Meninggalkan luka di hati. Ame... Namamu masih seistimewa itu didalam relung hati. Sekali bahkan berkali-kali Aku coba membuang segala rasa akan dirimu, namun Kau tetap kembali Di setiap sudut kenangan tanpa cacat. Ame.... Mengapa tak memberi alasan apa-apa Untuk kepergianmu Tak ada yang memberi jawaban Atas kerinduan...
Oleh: Waldus Budiman Hujan tak turun lagi. Angin semakin kencang seperti kemarin. Di halaman rumah yang berukuran 9×25, daun kering berserakkan. Di samping pintu gerbang ada pot bunga yang tanahnya sudah mulai keras dan bunganya sudah mati. Maklum, musim kemarau tahun ini benar-benar ganas. Tapi ini akan berakhir dalam waktu dekat. Sebab, di langit sana awan mulai menumpuk membentuk bulatan tidak...
Oleh: Ignasius Tulus Selamat malam, enu. Bagaimana kabarmu saat ini, enu? Saya harap engkau baik-baik saja, meski tak bersamaku lagi. Enu, masih ingat saat pertama kali kita jumpa?. Ketika itu, saya dengan penuh keberanian mendatangi rumahmu. Saya bertemu ayah, ibu dan semua sanak saudaramu. Mereka sangat baik. Enu mungkin tidak ingat lagi akan pertemuan itu, karena saat ini posisiku yang dulu bersamamu...
Sudah cukup lama aku tidak mendengar kabar darimu, Terkadang terbesit rasa ingin kembali tetapi aku sadar jika “Angin yang berhembus ditempat yang sama akan berbeda arahnya” . Sempat Sangat Tidak Percaya, Saat Kau Mengatakan “Kita Tak Lagi Bersama” Jika harus mengingat kembali pertemuan kita sangat sederhana, berawal saat kau bercerita disalah satu chat sosmed tentang hubunganmu dengan dia yang sempat goyah...