PUISI-PUISI YOSEFINA SAFIRA INTAN

Aku Sang Penyair

Aku sang penyair
Berkawan dengan kata yang aku rangkai menjadi sajak
Aku sang pemburu rasa
Di antara sajak yang menyimpan makna tersembunyi

Melukis bulan bahkan memetik bintang
Bagiku biasa
Kau mungkin terkejut melihatnya
Tapi ini aku
Sang penyair berjiwa seperti ular yang haus akan daging

Aku beritahu, aku adalah sang penyair
Yang mencoba mengupas lagi kata yang sudah kau kubur
Menghidupkan lagi kata yang sudah kau sumpahi
Asal kau tahu saja
Kata itu menyimpan arti tentang semesta

Simpan kata maaf mu
Karena percuma
Tak lagi ada kata ampun untuk kata yang sudah kau ludahi

Aku sang penyair
Mencoba berteman dengan waktu agar tak melepaskan aku
Bersama sajak sajak yang aku hitamkan di lembaran putih

Rasa Dalam Kata Ke-10

Aku tak ingin menjadi duka yang setiap hari mengeluh
Aku tak ingin menetap tapi tak disapa
Aku tak ingin liar berkelana karena tak ingin kau pergi juga
Lalu, sejauh ku melangkah belum sepenuhnya aku bisa
Aku masih harap untuk bersama walau tak lama
Sebuah hasrat klasik yang sudah kau dengar
Bahagiamu sudah mudah untuk diciptakan
Kenapa bahagiaku berbeda?
Apakah aku menaruh harapan padamu
Kalau iya, bantu aku untuk berjuang nyaman dalam sepi
Katamu pada kertas manis aku adalah tempat pertama
Lalu tahun kedua kau pergi dengan lambaian tangan
Masih terusik dan aku mengira hanya mimpi saja
Ternyata tidak ini benar

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here