Oleh: Tri Sutarni

Setangkai kertas putih jatuh dari ranting kering
Tertiup angin dibawanya
Kata yang bergelantung di setiap bibir kertas
Namun tak sempat terkatakan
Kepada Dia yang sedang menanti
Detak jarum jam sungguh terasa

Kini…
Di tengah kesunyian malam
Diselimuti hembusan angin dingin
Dinaungi cahaya bintang dan terang bulan

Aku duduk terdiam menatap jarum jam
Menunggu detik-detik ulang tahunmu

Entahlah…
Dalam pikiranku, yang terlintas hanya kamu
Kamu yang hari ini berulang tahun
Kuuraikan kata demi kata
Membentuk seuntai doa
Ya… Doa spesial untuk hari spesialmu

Sejak kalender menunjukkan bulan September
Di benakku, langsung muncul hari lahirmu
Selamat ulang tahun
Semoga bukan hanya angka yang berganti
Segala duka pun berganti jadi bahagia
Tuhan memberkati

Scalabrinian, 29/9/2020

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here