PUISI-PUISI NARDIANUS VIRGO

Jangan Katakan Aku Gurumu

Tiupan angin topan
Menggetarkan jiwa
Musibah melanda hanyutkan nyawa
Bunga gugur
Dicium angin berlalu

Siapa suruh
Guru ditiru dan digugu
Selangkah aku maju
Mencari kepastian
Kemana kan kuberlayar?

Angkar pangkat engkau ajarkan
Tata bahasa terus dijaga
Menukik budi nan ngerti
Sosial nan indah terus engkau ingatkan
Merambah suasana alam yang penuh bersahabat
Di tanah Kalimantan
Jangan katakan aku gurumu
Jika aku tak mengguruimu
Katakan sahabat jika itulah yang aman
Katakan aku gurumu
Jika aku telah mengguruimu
Dengan ilmu yang kumiliki

Deritamu

Ibu…
Dunia tak akan berarti
Tanpa kau hadir
Di tengah hidup kami
Dunia akan mati
Tak berbagi kasih
Dengan siraman asi

Aku hadir karena kasih
Dengan asi yang sungguh manis
Menghabisi tangis
Dengan penuh kasih
Manis-manis gula pasir
Tak semanis asi ibu terkasih
Manis-manis buah manggis
Tak semanis kasih ibu yang manis

Sembilan bulan telah berakhir
Engkau meratap tangis
Dengan anak terkasih
Sampai lahir di dunia fantasi

Darah manismu
Kuisap tuk menghidupi diriku
Dalam kandungan ibu yang manis
Jeritan sakitmu
Seolah mengahabisi nasibmu
Aku tak tahu
Engkau melintang dalam maut
Demi si buah hati yang penuh kasih

Oh ibuku….
Kasihmu sama seperti manis asimu
Tuk membekali hidupku
Kasihmu sama seperti manis asimu
Tuk menopang hidupku

Penulis; Putra Manggarai Timur, Tinggal di Sampit, Kalimantan Tengah.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here