PUISI-PUISI RICKY RUDIN

Mengenangmu

Kenangan selalu berjalan
Tertatih dalam benak
Meniti perjalanan panjang
Tentang sebuah rasa yang tertinggal

Pada relung hati ketika sunyi
Bersemayam bersama rindu

Kadang kala…

Kata manismu pada lirik sajak
Yang kuterbangkan bersama angin
Ada harapan di sana
Untuk menghampiri di suatu ketika
Sembari bercerita
Tentang janji yang pernah kita bisikkan

Ah… engkau cintaku

Cintamu selalu memercik
Pada rindu yang kiat memikat

Kau ada…
Bersama dalam segala kebahagiaan
Yang menyelimutiku

Gigil rindu
Saat sepoi angin membawa sajakmu
Menerpa kalbu
Perlahan saat mengenangmu
Mengingat kembali cerita lama
Yang pernah kita raut bersama

Seuntai Kata Syukur

Aku tak seperti mereka
Yang suka bermain kata puitis
Untuk memuji kebesaran nama-Mu

Aku tak seperti mereka
Yang selalu menguntaikan kata bijak
Memuliakan keagungan-Mu

Aku tak seperti mereka
Yang suka membisik kata romantis
Untuk meluluhkan belas kasihan-Mu
Apakah karena aku lemah?

Ya, memang aku lemah

Aku tidak seperti mereka
Bergaya kata puitis yang penuh makna
Bergaya menguntaikan kata bijak yang penuh arti
Bergaya membisikkan kata romantis yang penuh cinta

Tapi… bukan berarti aku melupakan-Mu
Melupakan kebesaran-Mu pada setiap langkahku

Aku hanya lebih memilih kata bersyukur
Untuk kebesaran-Mu dalam hidupku

Memilih kata terima kasih
Untuk keagungungan nama-Mu dalam jejakku

Kata inilah yang lebih bermakna bagi diriku
Untuk memuliakan nama-Mu

Nita, 30 Agustus 2020

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here