Oleh: Ama Galang Lamahoda

Kau tak punya kuasa
Tugasmu mengamankan massa
Bukan kokang senjata
Atau bertindak persis binatang yang haus darah

Rakyat dengan suara
Bongkahkan kata-kata sengsara
Mengetuk pintu hati penguasa
Tapi kau merampas segala
Hilang akal memasung bengal

Kaki kau langitkan
Tangan kau layangkan
Senjata kadang ikut serta meramaikan
Ahhh sandang yang kau kenakan
Bukan amarah serigala atau singa yang kelaparan
Tapi kau terlalu buas, Tuan!

Padahal mereka bukan ahli korupsi
Mereka bukan pemantik menyulut anarki
Mereka bukan teroris penyemai risih
Mereka hanya rasa sakit
Merakit hasrat tuk merdeka dari segala yang berhalu ketidakwajaran

Bersikeras itu wajar
Sebab berkali-kali usai menampar
Tapi tak ada bayang yang menjalar memoles gunda
Berkali-kali melengkingkan keluh
Tapi yang diseduh hanya haru

Apapun dalilnya
Kau tidak punya kuasa
Mempusarakan riak suara
Oleh tanganmu merampas darah
Padahal kaki melata di atas bahu jalan yang bernama demokrasi
Atau negara yang sudah bebas dari sejarah suara-suara yang berakhir di penjara

“Orba usai ditebang tumbang. Jangan jadi pengkhianat yang melacuri gerilyawan 98”

Edan tindakanmu, Tuan!
Tak teladan dengan apa yang kau sandang
Gunamu adalah merawat keamanan
Bukan bertindak persis binatang yang kelaparan
Beringas meliliti darah diujung bibir yang gemetar

“Kau tentunya bukan binatang. Jadi jangan memperlihatkan tindakan yang tidak manusiawi”

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here