Hanya Ibu yang Paling Tahu

Sepulangnya raga dari kelamnya malam

Aku tuai asa karena semerbaknya aroma sedap malam

Langkah terpingkal, kecewa tak menemukan cinta yang sempurna…

Fajar merah memburat dengan mesra

Salam sapa ibu tampak hangat sehangat mentari pagi.

Bahasanya sejuk bak embun yang menyelimuti dedaunan hijau…

Ia berkata sembari memberi senyum khasnya;

Apa yang engkau cari sehingga pergi ketika malam, nak?

Bila engkau ingin belajar tentang cinta, tanyalah ayah, ia tak pernah berpacaran tetapi mendapatkan cinta yang sempurna oleh karena doa-doanya kepada Tuhan…

Ibu…

Adalah cinta paling nyata yang aku kenal.

Selain Tuhan,

Dialah yang paling tahu segala kesusahan anaknya…

Ibu adalah Cinta

Kuakui…

Bahwa harum cinta ibu adalah mahkota dari segala bunga segar dalam taman

Partikel penyusunnya adalah untaian doa penuh cahaya

Biar anaknya sadar ketika menempuh kegelapan malam untuk mencari fajar dalam setiap doanya…

Rahasia Kecantikan Ibu

Kecantikan ibu tak pernah luntur

Walau mulus tubuhnya direnggut keriput…

Aku baru tahu;

Rahasia kecantikan ibu memang bukan hanya pada kemolekan raga

Tetapi memiliki hati yang mulia untuk membimbing dan mengajar anak-anak agar mampu menjadi penyalur berkat dalam dunia…

Nasehat Ibu Kepada Anaknya Lelaki

Ibu sekali-kali memberi nasihat;

Sejatinya…

Puan bermahkota sederhana adalah pelabuhan terbaik untuk destinasi cinta, nak…

Bila engkau menemukannya,

Engkau mendapat bahagia yang tiada tara…

Dan janganlah engkau paksakan untuk ia memberikan kepadamu lebih daripada itu

Karena…

Sejatinya cinta adalah menerima segalanya, termasuk hal-hal sederhana yang dia berikan.

Kini aku mengerti

Dan sangat tahu…

Ibu tak ingin anaknya lelaki, pergi melampias hasrat raga kala malam.

Sebab, bila begitu, demikianlah kelam menghinggap dada melipur lara dan kecewa…

(Kupang, 10-12 Juni 2021)

Tentang penulis:

Penulis bernama Yonaz Don Bosco, berasal dari kampung Bala kecamatan Poco Ranaka Timur (;sekarang Lamba Leda Timur). Mahasiswa UNWIRA Kupang semester IV Pendidikan Biologi. Tulisannya sering dimuat di akun Facebook Rinai Aksara YDB .

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here