PUISI-PUISI YASINTUS DAWI

Senja dan Senyummu

Ragaku sejenak terhenti di sini
Menikmati senja dan indahnya senyummu
Bukan sekadar mimpi dan angan semata
Kali ini aku benar-benar menyaksikannya

Senja dan senyummu
Sungguh memberikan kehangatan
Tatkala aku memandangnya
Pada dingin yang paling menggigil

Walau hadir senja hanya sesaat
Hilang bersama pekatnya malam
Namun indah senyummu
Tetap abadi selamanya

(Bukit Ribang, awal Juli 2020)

Siapakah Sosokmu?

Ingin sekali aku memperkenalkanmu…

Pada mentari dan senja
Yang hadirnya selalu merindu
Pada raga dan rasa
Yang hadirnya selalu penuh cerita
Pada hujan bulan Juli
Yang medamaikan

Siapakah sosokmu?
Katakanlah…

Sajakku memeram nama pada setiap bait dan kalimat
Menyisir setiap detik
Kala mentari menjemput senja

Siapakah sosokmu?

Aku tanyakan kau pada sujudku
Aku teriakkan kau pada khayalku
Aku tuliskan kau pada bulir embun

Mereka hanya mampu membalasnya
Dengan hening…

(Ende, Juli 2020)

Penulis; Mahasiswa STFK Ledalero, tinggal di Biara Rogasionist Ribang.

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here