PUISI-PUISI EMMANUEL ERVHANNO

Tarian Gadis Bayang

Fajar memanggil dalam kebisuan
Menarik jiwa dari pelayaran khayal
Menepi di bibir pantai
Kemilau binar menggantung di antara dedaunan

Raga lunglai perlahan terbangun
Sayup mata memandang
Bias-bias cahaya bintang yang kian meredup

Ah…
Tarian gadis bayang itu terlihat lagi
Terucap ‘selamat pagi’ lewat luwes bahasa tubuh
Lalu dengan tangan mungil itu
Meramu puing-puing cerita yang berdebu termakan waktu

Seketika rinduku mengamuk
Ya… Aku merindu luka
Luka yang mencandu suka
Bukan elok tubuhmu!

Larik Dalam Bait

Aku selalu berkhayal tentangmu

Larik-larik yang menggema dalam setiap bait
Coretan-coretan puisi di atas kertas perawan
Yang dilafalkan oleh bibir-bibir erotis

Aku selalu berkhayal tentangmu

Guratan-guratan pena yang melahirkan aksara
Dan makna yang tersemat padanya
Menguak sederet kata dalam surat-surat kusam
Yang akan dilantunkan pada panggung penantian

Lautan Rasa

Pada tepi pelabuhan senja itu
Berlabuh kapal-kapal jingga
Sampan mendekat
Deru angin kian terasa
Sampai kapan mengapung
Terombang-ambing dalam lautan rasa tak bertuan

Nita, 12/10/2020

Hilang asa

Bukan saja indahmu
Atau pun pelikmu
Bahkan aku mematung
Tak mampu mengejar
Terdiam….
Hilang asa

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here