Oleh: Maria Yohana Juita Marsil

Terserah…

Saat tatapanmu memberi syarat
Seakan menjelas ribuan teka-teki
Yang menjadi sukar saat bibir hendak bergumam
Dengan rintikan tanyamu yang menggumpal
Alur rasamu yang belum dipastikan
Diiringi ritme bertabur gunda
Masih belum peka dengan rasa yang tak terbalas

Terserah…

Caramu yang melupa dan akhir meluka
Mengguncang enggan berkutik
Tak mampu menyimpan canda yang menyeru hati
Melahir luka yang mengeping hati semakin menyerbuk
Senyummu melahir gagap disertai layu tak bersimpul
Melupa cara hingga tak mengubah cerita
Sempat membaik kini mengguncang hasrat yang kian hening
Terselubung kata yang kian mengusik

Terserah…

Diam dengan ratusan minta yang meronta
Dengan tikungan yang menyinggung
Semenjak rayumu masih menyebar
Mudah meluap mengenal jauh terpancing
Seuntai kata memampukan singkat
Nantikan dimengerti
Saat semua waktu memberimu arti kisah
Dibalik layar yang sedang diuji sabar
Meminta kembali sebagian rasa yang sempat redup

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here