Oleh: Nardianus Virgo

Wahai Engkau di kursi empuk
Dengarlah ratapan tangis
Barisan miskin
Berakal penuh akhlak mulia

Kata-kata manis diawal perjuanganmu
Menggoda hati barisan miskin
Senang hati menepuk tangan
Janji sejahtera hanya di sebelah tangan

Kini Engkau hadir berharap membawa pelita
Pelita Engkau padam
Neraka dibalik tanganmu
Bodoh dan malas itu lah miskin gayamu

Sakit rasanya hatiku
Bagai tersayat pisau bermata dua
Engkau menilaiku miskin dan bodoh
Bukankah itu mencabik baju di dadamu?

Oh… Engkau penguasa
Gunakan tanda baca untuk memberi jeda
Lepaskan represif dibalik kekuasaanmu
Gunakan nurani berkata miskin

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here